Untuk di Syukuri
sungguh hidup ini adalah teka-teki. tak ada yang tau bagaimana akhir dari episode ini. namun aku berusaha untuk selalu mensyukuri sedih dan bahagia yang selalu hadir silih berganti.
siapa yang sangka, aku akan mengalami berbagai hal dalam hidupku. aku bukanlah anak yang terlahir sari orang tua yang berada nan kaya raya. aku juga bukan anak yang memiliki kecerdasan diatas rata-rata. namun segala apa yang terjadi dalam hidupku merupakan sebuah pengalaman yang luar biasa.
menjadi Atlet karate tingkat DKI Jakarta diusia 11 tahun, mendapatkan juara tiga futsal tingkat jakarta utara ketika berusia 14 tahun dan menyandang tugas sebagai redaktur majalah saat ini (20 tahun), bukanlah prestasi yang biasa di raih oleh seorang anak perempuan. namun percaya tak percaya aku mendapatkannya. entahlah bagiku itu bukanlah suatu kebanggan namun itu adalah pengalaman hidup yang sempurna dan luar biasa. betapa tidak, aku mendapatkan semua yang kuinginkan. yah, memang ini adalah keinginan2 yang dianggap ekstrem oleh sebagian orang. sedari kecil keinginanku adalah : menonton sepakbola di stadion, menjadi seorang penulis dan menjuarai turnamen karate. alhamduliilah diusiaku yang menginjak 20 tahun semuanya telah ku rasakan. sungguh ini bukanlah untuk ajang menyombongkan diri, tetapi ini adalah suatu hal yang patut disyukuri. atas segala anugerah yang telah Allah beri.
Comments
Post a Comment